Lulus Sarjana Psikologi, Buya Yahya Ikut Wisuda di Unissula

- Pewarta

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

SEMARANG (Langkatoday) – Prof Yahya Zaenul Muarif, Lc., Ph.D alias Buya Yahya menjalani prosesi wisuda program studi sarjana (S1) Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Kota Semarang. Buya Yahya diwisuda bersama ribuan wisudawan lainnya pada Upacara Wisuda 92 Unissula di Auditorium Unissula, Sabtu (15/3).

Ditemui usai diwisuda, Buya Yahya berharap, keilmuannya di bidang psikologi bisa lebih banyak membantu masyarakat. Hal itu juga semakin memperkuat ilmu keagamaan yang sudah dikuasainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu ilmu yang sangat dibutuhkan hari ini untuk bisa menolong saudara-saudara kita. Banyak permasalahan, ternyata tidak cukup diselesaikan dengan cara hukum-hukum agama. Tapi, ada sisi lain yang harus dibidik dari sisi psikologis, misalnya,” kata Buya Yahya seusai menjalani wisuda.

Karena itu, meski Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bahjah, Cirebon, itu telah meraih gelar profesor kehormatan dari Unissula, ia tetap berkuliah di fakultas psikologi. 

Baca Juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

“Harapannya adalah lebih banyak orang yang rindu untuk belajar ilmu-ilmu seperti ini,” ucap Buya Yahya.

“Ilmu umum semuanya dan ada sinergi antara ilmu dunia sama ilmu agama. Bahkan, seorang faqih, seorang ahli ilmu agama pun tidak akan matang, kecuali mengetahui ilmu-ilmu seperti itu,” kata Buya Yahya menambahkan.

Menurut dia, seorang ahli ilmu agama harus terbuka untuk belajar ilmu-ilmu umum di bidang apa pun. Pasalnya, semua ilmu pengetahuan penting untuk membantu menyempurnakan diri.

“Karena enggak mungkin kita akan memberikan fatwa pada seseorang, kecuali tahu bagaimana keadaan orang itu, ekonominya, psikologinya dan seterusnya,” kata ulama kelahiran 10 Agustus 1973 itu.

Menurut Buya Yahya, semua bidang ilmu penting untuk dikuasai dan dipelajari bergantung dengan pemijatan, mulai kedokteran, hukum, dan semuanya harus pastikan untuk membantu kemanusiaan.

Baca Juga:  Korban Tewas Gempa M6,0 Afghanistan Tembus 1.400 Orang

“Maka, hendaknya semuanya itu harus terbuka untuk bisa belajar ilmu apapun demi menyempurnakan dirinya, untuk bisa berkhidmad pada umat lebih besar lagi, lebih bagus lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unissula Prof Gunarto mengapresiasi Buya Yahya yang tertarik untuk belajar kembali bidang ilmu psikologi dan menyelesaikan pendidikannya di program sarjana Unissula. 

“Buya Yahya memberikan keteladanan bagi kita semuanya. Meskipun beliau sudah master, sudah doktor, profesor, beliau tetap menyelesaikan studinya di program sarjana Fakultas Psikologi Unissula,” katanya.

Gunarto juga menyampaikan nasihat kepada para wisudawan untuk mengamalkan ilmu yang sudah didapat selama kuliah dalam kehidupan bermasyarakat. Gunarto juga mengingatkan kepada wisudawan untuk selalu berbakti kepada orang tua yang selama ini sudah berjuang mendidik dan membiayai hingga sekarang bisa lulus dan kelak sukses. (**)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Terbaru