2 Bocah di Dairi Diduga Jadi Korban Kekerasan Bibi, Polisi Dalami Kasus

- Pewarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Dairi, Langkatoday.com – Dua bocah masing-masing berinisial AGP (7) dan AP (6) diduga menjadi korban kekerasan oleh seorang perempuan yang disebut sebagai bibi mereka sendiri.

Kasus tersebut kini tengah didalami Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dairi.

Kasus ini terungkap setelah AGP ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Jalan Merdeka, tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemukan, AGP mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh, mulai dari wajah hingga kaki. Kondisi bocah tersebut kemudian menjadi perhatian setelah foto dan informasi mengenai kasus itu beredar di media sosial.

Mendapat laporan tersebut, petugas Unit PPA Satreskrim Polres Dairi bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.

Namun, proses evakuasi sempat terkendala setelah seorang perempuan berinisial RS (52) disebut melarang petugas membawa AGP.

Baca Juga:  Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Setelah petugas memperkenalkan diri dan melakukan pendekatan, RS akhirnya memberikan izin. AGP kemudian dibawa ke RSUD Sidikalang untuk mendapatkan perawatan medis.

Ditemukan Sejumlah Luka

Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, mengatakan kondisi AGP saat ini mulai stabil dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saat ini AGP sudah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang dan kondisinya sudah mulai stabil,” ujar Syahril.

Dari hasil pendekatan yang dilakukan petugas, AGP kemudian menceritakan bahwa RS merupakan mak tua atau bibinya. Bocah tersebut juga mengaku mengalami tindakan kekerasan.

Menurut polisi, RS disebut sebagai sosok yang paling ditakuti oleh AGP. Kondisi tersebut diduga membuat korban takut menceritakan apa yang dialaminya.

“RS merupakan wanita yang paling ditakuti oleh AGP, sehingga si anak takut untuk melapor terkait apa yang sudah dialaminya,” jelas Syahril.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan visum, ditemukan sejumlah luka pada tubuh AGP. Di antaranya luka pada bagian bibir, lebam pada tangan kiri, serta luka pada bagian kaki kanan yang telah mengalami infeksi hingga bernanah.

Baca Juga:  Tagih Janji Bobby Nasution, Mahasiswa Desak Diskotek Blue Night Langkat Segera Diratakan!

Adiknya Juga Diduga Jadi Korban

Dalam proses pemeriksaan dan pendekatan terhadap AGP, polisi juga memperoleh informasi bahwa adiknya, AP (6), diduga mengalami luka yang juga disebabkan oleh RS.

Dengan demikian, polisi kini menangani dugaan kekerasan terhadap dua anak.

RS selanjutnya dibawa ke Satreskrim Polres Dairi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara AGP dan AP mendapatkan penanganan medis di RSUD Sidikalang.

Polisi masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan kedua bocah tersebut mengalami luka.

“Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA. Kita tunggu saja dulu,” pungkas Syahril.

Polres Dairi memastikan proses penanganan kasus masih berlangsung. Penyebab pasti luka dan dugaan kekerasan terhadap kedua anak tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan kepolisian.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19
KPK Kejar Jejak Proyek Ondim, 16 Pihak Swasta Dipanggil Bersamaan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB