Diduga Kejar Pencuri, Mahasiswa Unimed Meninggal usai Tabrakan Beruntun

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026 - 06:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Medan), Raffa Azardi (19) meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan beruntun di kawasan Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Kamis (2/4) sore.

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita, selain Raffa ada enam orang lainnya yang menjadi korban dalam kecelakaan beruntun ini.

Dirinya menjelaskan, keenam pengendara lainnya mengalami luka-luka yang mana seluruh korban merupakan pengendara tiga sepeda motor yang mengalami kecelakaan beruntun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kecelakaannya kemarin di Jalan Kapten Batu Sihombing, dekat perumahan Citraland. Ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka,” ujar Made, Jumat (3/4).

Dari informasi yang didapat, akibat dari peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi di dekat Kampus Wilmar tersebut suasana sempat ramai. Warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi kejadian, langsung berkerumun untuk memberikan bantuan menepikan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Berdasarkan keterangan Satlantas Polrestabes Medan, adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan antara lain sepeda motor Honda CB150 yang dikendarai 2 orang mahasiswa, sepeda Motor Yamaha Nmax dikendarai 2 pelajar SMA, dan sepeda motor Yamaha Mio Soul yang dikendarai 3 anak di bawah umur.

Baca Juga:  Skandal PPPK di SMA Negeri 1 Barus: Oknum "Guru Siluman" Diduga Manipulasi Data, Disdik Sumut Mulai Bertindak

“Total ada tujuh orang yang menjadi korban. Untuk korban yang meninggal, mengendarai sepeda motor jenis Honda CB 150 yang sebelumnya ia berboncengan dengan seorang mahasiswa lainnya,” katanya.

Ketika ditanya perihal kronologi kejadian ini, Made menjelaskan awalnya sepeda motor Honda CB150 awalnya melintas di Jalan Kapten Batu Sihombing dengan melawan arah ke Jalan Ismail Harun. Bertepatan di dekat perumahan Citraland pengendara berbelok ke kanan masuk ke jalur berlawanan.

Nahas, di saat bersamaan datang satu unit sepeda motor Yamaha Nmax yang dikendarai pelajar SMA tengah melintas. Akibatnya kecelakaan beruntun juga tak dihindarkan karena situasi jalanan begitu ramai.

“Sepeda motor Honda CB150 menabrak bagian depan motor Yamaha Nmax yang saat itu melintas. Sehingga kedua sepeda motor tersebut tercampak dan mengenai motor lain yaitu Yamaha Mio Soul yang juga melintas,” katanya.

Akibat kecelakaan ini, Raffa meninggal dunia di tempat akibat pendarahan di bagian kepalanya. Ia diketahui merupakan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) program studi Pendidikan Keolahragaan. Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi APBDes Rp325,9 Juta untuk Judi, Kejari Humbahas Tahan Kades Nagasaribu II

“Temannya yang saat itu ia bonceng dinyatakan selamat namun mengalami luka bengkak pada bagian kepala, luka robek pada bagian bibir, dan luka lecet pada bagian kaki,” katanya.

Sementara itu, pengemudi motor Yamaha Nmax mengalami luka patah tulang pada bagian tangan sebelah kanan, luka lecet pada bagian wajah, luka dan lecet pada bagian kaki sebelah kanan. Penumpang yang dibonceng, juga mengalami luka memar dan robek pada bagian mata sebelah kanan, serta luka robek dan lecet di banyak bagian tubuhnya.

Di tempat yang sama, pengendara Motor Yamaha Mio Soul yang berbonceng tiga juga mengalami luka-luka di bagian kakinya. Namun ketiganya dinyatakan selamat. Namun, sepeda motor yang mereka kendarai hancur di bagian depannya.

Disinggung terkait informasi yang beredar bahwa salah satu pengendara disebut-sebut sedang mengejar pelaku pencurian sebelum kecelakaan terjadi, I Made mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih kita lidik. Saya juga dengarnya begitu. Tunggu korban yang masih di rumah sakit, nanti kita cari tahu terkait narasi yang beredar itu,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB