Medan, Langkatoday.com – Dalam upaya memperkuat pilar kesehatan reproduksi perempuan, tim dosen dari Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan menggelar aksi Skrining Kesehatan Terpadu di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Kamis (22/1).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi ini difokuskan pada deteksi dini anemia bagi Wanita Usia Subur (WUS). Langkah ini dinilai krusial mengingat anemia sering kali menjadi “ancaman tersembunyi” yang mengganggu produktivitas hingga memicu komplikasi kehamilan di masa depan.
Pemeriksaan Akurat Berbasis Komunitas
Sebanyak 30 wanita usia subur mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan antusias. Tim pengabdian tidak hanya melakukan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), tetapi juga melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) secara langsung menggunakan alat digital portable.
Ketua tim pengabdian, Bd. Aida Fitria, SST., M.Kes, mengungkapkan bahwa banyak wanita tidak menyadari mereka menderita anemia karena gejalanya yang sering dianggap kelelahan biasa.
“Melalui pemeriksaan ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa deteksi dini anemia adalah bagian penting dari preventif kesehatan reproduksi. Dari hasil skrining, meski mayoritas normal, kita temukan beberapa peserta masuk kategori anemia ringan yang selama ini tidak mereka ketahui,” jelas Bd. Aida Fitria.

Edukasi dan Tindak Lanjut Medis
Bagi peserta yang teridentifikasi anemia ringan, tim IKH Medan langsung memberikan konseling gizi dan memberikan rekomendasi untuk pemeriksaan lanjutan ke Puskesmas setempat. Masyarakat juga dibekali edukasi mengenai pola makan sehat kaya zat besi serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah.
Kegiatan ini berlangsung interaktif, di mana warga aktif berdiskusi mengenai perubahan gaya hidup sehat guna memutus rantai anemia di tingkat desa.
Dukungan Penuh Pemerintah Desa
Aksi nyata ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan kader kesehatan setempat. Mereka berharap program serupa dapat dilakukan secara rutin guna memastikan kualitas kesehatan perempuan di Desa Pematang Tatal tetap terjaga.
Adapun tim yang terjun langsung dalam kegiatan ini terdiri dari: Bd. Aida Fitria, SST., M.Kes (Ketua Tim) dan anggota Bd. Sri Rintani Sikumbang, SST., M.Kes., Bd. Elya Rosa, S.Tr.Keb., S.Keb., M.K.M serta dibantu oleh mahasiswa, Auliza Annisa dan Ayu Juliawati.
Melalui kegiatan ini, Institut Kesehatan Helvetia Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan, demi mencetak generasi masa depan yang lebih sehat dan tangguh.
.png)





