www.domainesia.com
Regional

Pemprov Sumut Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Infrastruktur 2026

213
×

Pemprov Sumut Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Infrastruktur 2026

Sebarkan artikel ini
Pempovsu melalui Dinas PUPR menyatakan Realisasi Pembangunan Infrastruktur Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026, serta Progres Penanganan Infrastruktur Pasca Bencana di Kantor Gubsu Medan, Rabu (28/1)
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Anggaran jumbo tersebut disiapkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumut.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Rizal Hasibuan, dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (28/1).

Iklan
darul mumtaz
Iklan

“Pagu indikatif rencana pembangunan infrastruktur tahun 2026 sebesar Rp1,9 triliun,” ujar Rizal.

Ia merinci, anggaran tersebut dialokasikan ke sejumlah program strategis. Untuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kebinamargaan, Pemprov Sumut menganggarkan Rp690 miliar, sementara Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang kebinamargaan mendapat alokasi Rp356 miliar.

Selain sektor jalan, pembangunan sumber daya air (SDA) juga menjadi prioritas. PHTC bidang SDA dianggarkan sebesar Rp258 miliar, sedangkan PSD SDA sebesar Rp57 miliar.

Sebagai informasi, program tersebut sejalan dengan kebijakan Gubernur Sumut Bobby Nasution melalui Program Hasil Terbaik Cepat Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang menekankan percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan pascabencana. Pada sektor kebinamargaan dialokasikan Rp151 miliar, sementara bidang sumber daya air mendapat anggaran Rp59 miliar.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana, Dinas PUPR Sumut turut menganggarkan Rp46 miliar untuk pengadaan alat berat. Langkah ini diambil sebagai antisipasi setelah pada masa tanggap darurat bencana tahun 2025 lalu, PUPR mengalami keterbatasan armada alat berat.

“Saat tanggap darurat bencana tahun lalu, kami cukup kewalahan dalam pendistribusian alat berat untuk pembersihan material banjir dan longsor,” ungkap Rizal.

Dalam kesempatan tersebut, Rizal juga memaparkan capaian pembangunan infrastruktur tahun 2025. Hingga akhir tahun, kondisi jalan mantap di Sumatera Utara telah mencapai 75 persen dari total panjang jalan provinsi sepanjang 3.005 kilometer.