Prabowo Sindir “Pakar Asal Bicara” di Podcast, Tegaskan Pemerintahan Bekerja dengan Bukti

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir maraknya pakar yang berbicara tanpa dasar di berbagai platform media sosial dan podcast. Ia menilai, tidak sedikit pihak yang asal berkomentar dan mengklaim memahami jalan pikirannya, padahal tidak sesuai dengan kenyataan.

Sindiran tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1) malam.

“Sekarang ini zaman teknologi, ada media sosial. Media sosial ini baik, tapi kadang-kadang juga ada bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara,” ujar Prabowo di hadapan ribuan hadirin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan, sejumlah pihak kerap mengklaim mengetahui apa yang sedang dipikirkannya, termasuk menebak-nebak kondisi internal pemerintahannya.

“Kadang-kadang ada pakar-pakar yang selalu merasa mengerti pikiran Prabowo Subianto. Kalau saya mau tahu kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo, saya cari podcast saja. Ngarang itu dia,” kata Prabowo, disambut tawa hadirin.

Baca Juga:  Geng Solo Diduga jadi Shadow Connection di Balik Situasi Chaos

Prabowo juga menepis berbagai narasi yang menyebut adanya konflik internal di pemerintahan. Menurutnya, isu-isu tersebut sengaja dibuat gaduh tanpa dasar fakta.

“‘Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada, saudara-saudara,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintahannya tidak terganggu oleh kelompok-kelompok yang bersikap nyinyir. Ia menekankan bahwa kinerja pemerintah akan dibuktikan melalui hasil nyata, bukan sekadar janji.

“Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir. Nggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung komitmennya sejak masa kampanye terkait swasembada pangan. Ia menyebut, target tersebut langsung menjadi fokus utama pemerintahannya setelah dilantik sebagai Presiden.

“Saya tidak berubah. Waktu kampanye terakhir, swasembada pangan yang pertama. Begitu saya jadi Presiden, itu fokus saya. Saya beri target kepada tim saya: kita harus swasembada beras empat tahun,” ujar Prabowo.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Budi Arie Setiadi Digantikan Ferry Juliantono

Namun, target tersebut justru tercapai lebih cepat dari yang direncanakan. Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada beras pada 2025 tanpa melakukan impor.

“Lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali,” kata Prabowo dengan nada bangga.

Ia menambahkan, keberhasilan Indonesia menekan impor beras turut berdampak pada stabilitas harga pangan global.

“Target empat tahun kita capai dalam waktu satu tahun. Dan kita tidak hanya membantu bangsa Indonesia, tapi juga membantu dunia. Karena kita tidak impor beras, harga beras dunia turun ratusan dolar. Banyak negara berterima kasih kepada kita,” pungkas Prabowo.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru