SOSOK Nikko Ilham, Content Creator Kota Medan, Bagikan Tips Mengembangkan Konten Instagram

LANGKATODAY.COM – Nikko Ilham seorang content creator dan fotografer profesional asal Kota Medan. Nikko sapaan akrabnya mulai aktif di sosial media satu ini sejak tahun 2012.

Konten Instagram yang diunggah Nikko sering menangkap hal sederhana yang dapat ditemui di kehidupan sehari-hari, namun dikemas secara estetik dan memiliki kisahnya sendiri.

Berikut kiat dan tips dari Nikko Ilham mengembangkan konten instagramnya.

Baca Juga

1. Mengeksplore Diri di Bidangnya

Cukup unik, Nikko mengaku terjun ke dunia photografi sebab karna ketidaktertarikannya di bidang akademik.

“Dulu aku nggak pintar di akademis, alias IPA gagal, hahaha. Pas kuliah, mulai sering ikut instameet di Jogja, untuk menambah relasi dan pengalaman,” kenang Nikko.

Bagi yang belum familiar dengan ‘instameet’, istilah ini dipakai untuk sesi kopi darat pengguna Instagram. Biasanya, mereka mempunyai agenda berupa sharing session, hunting foto, dan networking.

Baca Juga
1 of 159

Selama mengeksplor passion-nya, Nikko yang mempunyai latar belakang di bidang broadcasting ini sangat rajin menggali dunia fotografi. Selain belajar secara otodidak, ia juga menjadi anggota komunitas fotografi, seperti Levitashore, Kamerahpgw, dan Gadgetgrapher.

Jangan bayangin Instagram feed Nikko udah sekeren sekarang saat ia pertama kali mengunggah kontennya di tahun 2012 silam.

“Dulu upload foto masih random banget, apa aja difoto meskipun jelek,” akunya.

Seiring berjalannya waktu Nikko mulai mengembangkan kontennya melalui semua hal menarik yang ia temui, saat trevelling dan aktivitas harian menjadi kontennya di Instagram.

Bukan cuma fotografi, Nikko juga termasuk orang yang rajin mengeksplor fitur-fitur Instagram, terutama Instagram story, dari awal kemunculannya.

Nikko pun mencoba mengulik suatu pengalaman yang berbeda dengan membuat story dengan satu tema. Ide ini kemudian digabungkan menjadi Instagram stories magazine yang rapi saat fitur highlight tersedia. Tak heran ketika membuka highlight IGnya seperti membaca majalah yang estetik.

Di Instagramnya Nikko juga membagi tips membuat Instastory yang lebih canggih dari sekadar foto dan tulisan, Nikko mengajarkan cara membuat post minimalis, mengubah jenis-jenis font agar lebih cakep, sampai teknik edit foto yang bikin potret Tribuners terlihat profesional.

2. Menentukan Ide dan Objek

Dari mana saja ide foto bisa di dapatkan? Nikko menjawab kalau ide dan referensi bisa datang dari mana saja, termasuk internet. Namun, penerapannya bisa disesuaikan dengan keseharian dan gaya foto masing-masing.

“Nggak ada kriteria khusus asal itu menarik dan menurut aku Instagramable, aku langsung foto dan post di Instagram,” ujarnya.

Salah satu tren foto dari Nikko yang sempat happening adalah #dirumahajachallenge. Berawal dari rasa bosan saat harus work from home di tengah pandemi kala itu, Nikko mencoba menata barang-barangnya, seperti alat tulis, jam tangan dan paspor, dengan gaya Flat Lay.

Flat Lay merupakan teknik fotografi dengan cara meletakkan objek pada bidang datar dengan mengambil angle dari atas.

Dari challenge Nikko ini, banyak pengikut Instagram-nya yang ikut mengunggah karya Flat Lay mereka dengan kreatif.

Menurut Nikko, perkembangan tren konten di Instagram sekarang cukup berbeda dari sebelumnya.

“Kalau dulu mungkin foto dan feed bagus masih jadi goals. Sekarang mungkin lebih ke impact apa yang bisa dihasilkan dari foto-foto itu sendiri,” tambahnya.

3. Teknik dan Editing Foto

Kali ini Nikko bakal membagikan teknik foto andalannya, nih! Tribuners dapat mengaplikasikan teknik Flat Lay atau fotografi menggunakan ponsel.

Masalah yang paling sering muncul saat memotret Flat Lay adalah bayangan cahaya atau lampu yang ada di dalam foto.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah berusaha mendapatkan sumber pencahayaan yang arahnya bisa diatur. Posisi kamera harus diletakkan tinggi dan sejajar.

Menurut Nikko, dalam teknik ini kuncinya adalah sabar. Foto yang memuaskan nggak akan didapatkan hanya dari sekali jepret.

Jangan abaikan penggunaan aplikasi edit foto yang ada grid-nya. Hal ini bertujuan agar tone dari satu foto dengan foto lainnya serasi. Pemilihan filter untuk membuat postingan menari.

Kunci dari konten Instagram yang menarik adalah “Just be authentic”. Nikko menyarankan untuk telaten dalam mengulik dan tetap memperbanyak referensi dan ide dalam membuat Instastory serta Instagram feed.

“Hal ini penting biar followers juga nggak bosen melihat foto yang itu-itu aja,” Jelas Nikko.

Biar tetap inspired, bisa kunjungi akun Instagram @NikkoIlham untuk mempelajari lebih banyak tentang tips dan trik membuat konten Instagram. (rel)

Postingan Lainnya