The Vajra

Dosen IKH Medan Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat di Klinik Pratama Heny Kasi Deli Serdang

Table of Contents

MEDAN (Langkatoday) - Dosen Institut Kesehatan helvetia (IKH) Medan melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Klinik Pratama Heny Kasi Kabupaten Deli Serdang, Selasa (11/2).

Kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Dosen yang bemanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta dapat menambah pengetahuan bagi masyarakat tentang seputar masalah kesehatan Ibu dan Bayi khususnya tentang manfaat buah pepaya untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Bd. May Frinsiska Siahaan, S.Tr.Keb., M.Tr.Keb selaku ketua, Tuty Hertati, SKM., M.Kes dan Bd. Elya Rosa Br Sembiring, S.Keb., MKM selaku anggota serta dua orang mahasiswa dari Prodi Profesi Bidan yaitu Roma Uli Sitinjak dan Marni.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertemakan “Edukasi Manfaat Olahan Jantung Pisang terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Klinik Pratama Heny Kasih Kabupaten Deli Serdang” yang beralamat di Jl. Permasyarakatan No. 362 Tanjung Gusta Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang.

Peserta yang hadir merupakan ibu menyusui yang berjumlah 25 orang. Kegiatan dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB s.d. 12.30 WIB. Pembukaan dilakukan oleh Bidan Heny Kasih selaku Pimpinan Klinik. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan berupa edukasi manfaat buah pepaya untuk memperlancar produksi ASI.

Para peserta sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hal ini bisa dilihat dari peserta yang mendengarkan dan memperhatikan penjelasan yang disampaikan serta banyaknya pertanyaan atau respon yang baik selama kegiatan berlangsung. 

Salah satu peserta Deslina Sigalingging mengatakan melalui kegiatan ini pengetahuannya menjadi meningkat tentang manfaat jantung pisang untuk memperlancar produksi ASI, dan dia mengatakan bahwa biasanya jantung pisang sebagai pendamping nasi untuk dijadikan santapan gulai atau sayuran berkuah, namun belum tahu apa manfaatnya untuk ASI. Peserta merasa senang dengan adanya kegiatan ini, karena memang benar-benar pengetahuan baru bagi mereka.

Pemberian pendidikan kesehatan yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang baik kedepannya bagi kesehatan Ibu dan Bayi. Hasil dari kegiatan ini yaitu para ibu menyusui mendapat pengetahuan baru mengenai manfaat olahan jantung pisang untuk memperlancar produksi ASI sehingga nantinya diharapkan dapat diterapkan di rumah dengan mengkonsumsi olahan jantung pisang minimalnya sebanyak 2-3 kali sehari.

Kegiatan inipun mendapatkan sambutan baik dari Bidan Heny Kasih selaku Pimpinan Klinik dan masyarakat setempat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen Institut Kesehatan Helvetia yang telah bersedia datang untuk memberikan edukasi kepada ibu menyusui.

Bd. May Frinsiska Siahaan, S.Tr.Keb., M.Tr.keb mengucapkan terima kasih atas kerjasama Bidan Heny Kasih dan partisipasi dari seluruh peserta sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Mudah mudahan kedepannya kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin.

channel whastapp langkatoday