The Vajra

Dugaan Korupsi dan Monopoli Absensi di Puskesmas Pantai Cermin Tanjung Pura

Table of Contents

STABAT (Langkatoday) - Warga di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, mengeluhkan dugaan korupsi dan monopoli data absensi di Puskesmas Pantai Cermin.

Mereka meminta Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk segera memeriksa kinerja dan pengelolaan administrasi di Puskesmas tersebut.

Keluhan ini mencuat setelah sejumlah warga mengaku kecewa dengan lambannya pelayanan petugas medis di Puskesmas Pantai Cermin. 

Salah satu keluhan utama adalah keterlambatan petugas, yang membuat pasien harus menunggu hampir satu jam untuk mendapatkan pelayanan.

“Inspektorat dan BPK RI harus segera turun tangan dan memeriksa Kepala Puskesmas Pantai Cermin,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (22/1).

Warga menduga, masalah ini disebabkan oleh pengelolaan absensi yang tidak transparan dan memungkinkan terjadinya monopoli data oleh pihak tertentu.

Data absensi yang seharusnya langsung terhubung ke Dinas BKD Kabupaten Langkat, diduga tidak diinput secara online, sehingga memicu potensi penyimpangan. 

Peristiwa ini bukan saja dalam satu bulanan, namun bisa saja sudah bertahun-tahun seperti ini.

“Absensi bisa dimonopoli karena tidak langsung online ke dinas terkait. Hal ini harus segera diaudit,” tambah warga lainnya.

Mereka berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk memastikan pelayanan di Puskesmas Pantai Cermin berjalan optimal dan bebas dari praktik kecurangan.

Kepala Puskesmas Pantai Cermin, Supriadi, S.Kep.Ners, saat dikonfirmasi terkait keluhan warga yang ingin berobat di Puskesmas Pantai cermin sering menunggu lama, jika pasiennya datang di mulai pukul 7.30 WiB, atau 8.00 WIB, dan baru warga dapat terlayani di pukul 9.00 WiB hingga pukul 9.30 WIB.. ?

Terkait pertanyaan tersebut, Supriadi pun menjawab, Kami melakukan pelayanan jam 8.00 Pagi.

Kemudian ditanya lagi, kenapa warga yang berobat pagi datang jam 8.00 WIB, baru terlayani jam 9 pagi, bahkan jam 9.30 WIB baru terlayani.?

Iapun menjawab, “Kami apel dulu dan langsung kami layani pasiennya ngak sampai jam 9.30 mereka mendapat pelayanannya pak, jawab Supriadi.

channel whastapp langkatoday